Kehidupan manusia tidak bisa dipisahkan dari lingkungan. Baik lingkungan alam maupun lingkungan sosialnya. Manusia bernapas, makan, minum, bekerja, berinteraksi, kesemuanya itu memerlukan lingkungan.
Secara khusus, kita sering menggunakan istilah lingkungan hidup untuk menyebutkan segala sesuatu yang berpengaruh terhadap kelangsungan hidup segenap makhluk hidup di bumi.
Sehingga dapat diartikan bahwa Lingkungan Hidup merupakan kesatuan ruang dengan semua benda, daya, keadaan, dan makhluk hidup, termasuk manusia dan perilakunya, yang mempengaruhi kelangsungan perikehidupan dan kesejahteraan manusia serta makhluk hidup lain.
Lingkungan tidak hanya untuk diambil manfaatnya saja, tetapi harus dilestarikan keberadaannya. Seiring berkembang pesatnya peradaan manusia di dunia, penurunan terhadap kualitas lingkungan semakin pesat pula. Ini tidak lain disebabkan oleh sifat serakah manusia yang mementingkan kesenangan dan kekayaan semata. Kebanyakan manusia lebih mementingkan nilai ekonomi tanpa memperhatikan kelestarian ekologi nantinya. Beberapa contoh: pembalakakan liar, perburuan satwa, pembakaran hutan, industri, alih fungsi lahan, bahkan illegal loging nyaris tak pernah luput dari agenda para perusak lingkungan. Akibatnya, terjadilah perubahan iklim global dan serentetan bencana yang silih berganti menerpa berbagai negara.
Jika keadaan seperti ini terus dibiarkan 10 atau 20 tahun mendatang, apa yang akan terjadi pada bumi kita?? dan bagaimana nasib anak dan cucu kita nantinya???
Inilah yang perlu dicermati dan direnungkan, bahwa kita hidup tidak semata-mata mencari kesenangan dan kekayaan, melainkan juga kita hidup berdampingan dengan lingkungan (alam), dan sudah menjadi kewajiban bagi kita untuk melestarikan lingkungan (alam) demi anak dan cucu kita di masa yang akan datang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar